Kakung Pulang + Viva Holandia gratisan.

Ceritanya hari Sabtu ini berawal dengan sendu. Kakung dan Eyang putri yang sudah mengunjungi Ananta dua minggu belakangan ini kembali ke  Indonesia.  Ananta sedih, ditinggal kakung yang selalu menemani Ananta main belakangan ini, dan membuat papanya Ananta jadi tidak pernah marah.  Mamanya Ananta pun sedih karena memang setiap mengantar orang mudik di Schiphol, selalu terbawa perasaan pengen ikut pulang. Setelah kakung dan eyang masuk dan mulai mengantri boarding, cucu dan menantunya masih ingin melepas kepergian dengan naik ke panorama view di Schiphol dan menunggui pesawat Garuda Indonesia, yang bulan ini diskon setengah harga untuk terbang ke Indonesia.

Selesai mengantar, untuk mengobati kesedihan mencari hiburan. Di kereta kembali ke Amsterdam ternyata banyak suporter tim Oranye yang akan nonton bareng tim Oranye versus timnya Honda. Setelah tanya punya tanya ternyata ketahuan bahwa di stadion Ajax Amsterdam ada big screen, dan orang akan nonton bareng di sana. Cucu dan mantu yang sedih tadi langsung semangat dan ingin ikut nonton di sana. Mengira akan ada tontonan gratis.

Sesampainya di stadion, mencari atribut oranye supaya tidak terlihat beda sendiri dengan supporter lain. Alhasil lengkap dengan topi Holland dan Vuvuzela oranye, supporter dadakan pun siap menonton
Belanda vs Jepang.  Saat menunggu dan melihat sekilas, baru sadar ternyata acara nobar ini tidak gratis, tiketnya 27.5 euro per orang. Hanya sekedar pertandingan babak pertama rasanya terlalu mahal, mendingan nanti-nanti saja kalau mau bayar.

Alhasil Ananta pun berlatih meniup Vuvuzela Oranyenya di depan layar lebar di luar stadion Arena, sambil melihat melas orang-orang yang masuk ke stadion dengan tiket. Tiupan Vuvuzelanya setelah latihan
(dilatih papanya yang memang tukang tiup) semakin mantab. Rasanya dia anak paling kecil yang keliatan di sekitar stadion Arena dan berhasil meniup Vuvuzela dengan nyaring dan mengeluarkan suara memelas.  

Lantunan melas Vuvuzela Oranye yang dimainkan anak kecil ini ternyata mengundang rasa iba mbak-mbak penjual tiket dari tiketpoint.nl. Sepuluh menit sebelum pertandingan mulai, saat semua orang sudah masuk stadion. ada dua orang yang menghampiri Ananta dan bertanya, nanti mau nonton di mana, apa sudah punya tiket atau belum.

Dengan sedih Ananta menjawab ya nonton di sini, di layar seadanya di luar stadion. Ndilalah simbaknya bertanya apa mau masuk ke stadion karena mereka punya tiket berlebih yang bisa dipakai. Ananta dan  mamanya langsung bersorak dan dengan semangat masuk ke stadion Arena.  Akhirnya hari yang sendu berakhir dengan ceria, untung Belanda pun berhasil mengalahkan Jepang walaupun hanya 1-0 dan banyak peluang yg dibuat Jepang. Kalau sampai Belanda kalah, kasihan ribuan supporter dan cheerleaders yang dengan semangat memandu sorak acara nobar di dalam stadion Ajax Arena ! :)

Viva Hollandia ! :D